7 Wisata Ekstrem di Indonesia Paling Menantang

Wisata Ekstrem di Indonesia Paling Menantang – Indonesia memiliki beragam tempat wisata yang bisa dikunjungi oleh para pelancong, baik lokal maupun mancenegara. Sudah bukan menjadi hal yang baru lagi bila Indonesia menjadi salah satu tempat wisata yang banyak menarik para peminatnya. Selain banyak menyediakan pemandangan yang apik, rupanya beberapa tempat wisata yang berada di Indonesia ini juga dapat memicu ketegangan kita karena tempatnya yang ekstrem.

Pada kesempatan kali ini kami akan menyuguhkan beberapa tempat wisata ekstrem yang berada di Indonesia. Kiranya apa saja tempat wisata tersebut? Mari simak baik-baik ulasan di bawah ini.

1. Kereta Gantung di Pantai Timang (Yogyakarta)

Objek wisata ekstrem pertama yang akan kami ulas adalah adanya kereta gantung yang berada di Pantai Timang. Pantai ini berlokasi di Yogyakarta, yang juga merupakan nelayan lobster mendapatkan sumber pencahariannya sehari-hari. Tepatnya Pantai ini berada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pantai ini masih belum dikenal banyak orang, padahal pantai ini memiliki pemandangan yang indah meski akses jalan untuk menuju kesini cukup sulit.

Kereta Gantung di Pantai Timang (Yogyakarta)

Wisata Ekstrem di Indonesia

Sebenarnya kereta gantung yang disebutkan di atas adalah kendaraan yang biasa digunakan para nelayan lobster untuk menyebrang. Ketinggiannya bisa mencapai 50 meter dan memiliki panjang sebesar 100 meter. Kereta ini merupakan kereta konvensional sehingga bisa anda bayangkan bagaimana tegangnya ketika anda menyebrang dengan menggunakan kereta yang satu ini. Hal ini bisa begitu menakutkan saat kita menyebrangi laut, ditambah lagi kereta gantung ini hanya bisa menampung satu orang penumpang saja. Rasanya perlu diingat bahwa objek wisata yang satu ini belum menjadi objek wisata yang resmi sehingga tidak ada jaminan kesehatan dan keselamatan bila anda menggunakan kereta gantung.

2. Panjat Tebing di Lembah Harau (Sumatera Barat)

Bagi anda yang mengaku gemar melakukan panjat tebing, mungkin objek wisata yang satu ini perlu untuk anda coba. Pasalnya tebing yang berada di Lembah Harau ini disebut-sebut sbagai surganya para pemanjat tebing. Tebing ini terletak di dekat kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Anda bisa menikmati ekstremnya tebing ini setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 2 jam dari kota Padang.

Panjat Tebing di Lembah Harau

Perlu anda ketahui bila tebing ini memiliki ketinggian setinggi 300 meter dengan beberapa bukit yang berada di sekelilingnya. Bukit yang dimaksud antara lain ada Bukit Air Putih, Bukit Jambu, Bukit Singkarat dan Bukit Tarangtang. Menariknya di sini anda juga bisa menemui monyet yang berekor panjang.

Ketika anda telah berhasil menaikki tebing ini, maka mata anda akan disuguhkan dengan indahnya pemandangan yang luar biasa. Anda akan menemukan empat air terjun mengalir deras dari atas tebing. Empat air terjun tersebut meliputi: Sarasa Ayeloluyi, Sarasa Bunta, Sarasa Murai dan Sarasa Ayeange. Pemandangan ini semakin sempurna ketika anda melihat bahwa beberapa air terjun tersebut bisa membentuk kolam air secara alami dan kolam tersebut terletak di bagian lereng tebing.

3. Goa Jomblang (Yogyakarta)

Objek wisata ekstrem selanjutnya kembali dari Kota Yogyakarta. Goa ini terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Samano, Kbupaten Gunungkidul. Bila sebelumnya anda telah mengenal Hutan Purba, maka goa ini merupakan goa yang vertikal dengan hutan Purba. Di sana anda akan menemukan banyak tumbuhan yang sudah banyak berevolusi karena kurangnya asupan sinar matahari.

Anda akan masuk ke dalam lorong sepanjang 300 meter yang dihiasi oleh orgamen dengan keindahan yang tiada tara. Lorong inilah yang kemudian akan membawa anda ke Goa Gubuk, tempat istananya pemandangan alam yang tersembunyi.

Goa Jomblang (Yogyakarta)

Goa ini memiliki luas sekitar 50 meter. Apabila anda ingin masuk ke dalam goa ini, maka anda harus memakai teknik tali tunggal. Di sinilah ekstremnya, selain anda harus safety dengan peralatan khusus yang ada, anda juga tetap diharuskan untuk berhati-hati. Bagi anda yang pemula, anda tidak perlu khawatir karena baik pemula maupun yang sudah biasa semua didampingi oleh pihak penelusur goa yang sudah berpengalaman. Anda cukup merogoh kantong sebesar Rp. 140.000,- per orang untuk melakukan kegiatan ini, retribusi tersebut sudah termasuk biaya sewa peralatan dan sebagainya.

Sayangnya banyaknya pengunjung dibatasi setiap harinya, jadi bila memang anda berniat untuk berkunjung kemari maka ada baiknya bila anda datang lebih awal. Anda akan lebih menikmati objek wisata ini di kisaran waktu jam 11 hingga 1 siang.

4. Selancar di Mentawai (Sumatera)

Destinasi ekstrem selanjutnya lagi-lagi berada di Pulau Sumatera. Bagi anda yang jago berselancar, di sinilah surganya bagi anda menyatu dengan alam. Gulungan ombak yang berada di Pulau Mentawai sudah tak diragukan lagi ketinggiannya. Di sini anda bisa merasakan ombak yang memiliki tinggi setinggi 1.5 sampai 4.5 meter. Jadi bukan menjadi hal yang baru lagi bila tempat yang satu ini menjadi tempat favorit para peselancar baik dari dalam dan luar negeri.

Selancar di Mentawai (Sumatera)

Pesonanya membuat Paul Walker pernah datang kemari. Pulau ini memiliki titik lokasi selancar sebanyak 72 titik dengan 49 titik yang masuk ke dalam titik selancar yang eksklusif. Bisa anda bayangkan bagaimana akan puasnya anda bila berkunjung kemari?.

5. Paralayang Mantantimali (Sulawesi)

Pegunungan Mantantimali berada di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kabarnya paralayang ini merupakan paralayang terbaik di dunia. Di tempat inilah biasanya digunakan untuk melakukan terbang di sepanjang tahunnya. Objek wisata ini memiliki jarak sekitar 30 km dari kota Palu dan sering dijadikan sebagai tuan rumah event olahraga paralayang. Dari ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut inilah anda bisa melihat indahnya pemandangan alam dengan sangat lepas.

Paralayang Mantantimali (Sulawesi)

6. Blue Lagoon Cliff Jumping (Bali)

Di objek wisata inilah anda bisa melakukan terjun bebas dari ketinggian 13 meter. Tak hanya cukup sampai di situ saja, setelah anda berhasil menaklukan ketinggiannya anda akan merasakan ombak yang begitu seram di bawah. Jadi untuk melakukan sebuah lompatan bebas, anda harus menunggu agar ombaknya tenang.

Blue Lagoon Cliff Jumping (Bali)

Objek wisata ini terletak di Nusa Ceningan, perlu diingat bahwa Blue Lagoon ini belum memiliki fasilitas medis. Jadi anda harus berhati-hati benar untuk melakukan sebuah terjun bebas. Musim panas adalah musim terbaik untuk berkunjung kemari, yakni sekitar bulan Juni hingga September atau Oktober.

7. Gunung Semeru (Jawa Timur)

Semeru merupakan gunung tertinggi yang berada di Pulau Jawa, ketinggiannya dari permukaan laut. hingga mencapai 3.676 meter. “Negeri di atas awan”, begitulah istilah yang dimiliki oleh gunung yang satu ini. puncak mahameru yang megah membuat gunung ini sulit untuk ditaklukan. Bila anda berniat untuk mendaki gunung yang satu ini, maka dibutuhkan fisik yang kuat dan tekad yang bulat. Tidak sedikit para pendaki yang gugur dan dikubur di sana. Estimasi waktu untuk mendaki gunung Semeru pulang dan pergi dibutuhkan waktu sekitar empat hari. Saat anda akan mendaki, anda akan menemukan sebuah danau yang sangat indah. Danau tersebut bernama Ranukumbolo.

Gunung Semeru (Jawa Timur)

Demikian tujuh objek wisata ekstrem di Indonesia yang berhasil kami ulas untuk anda. Semoga informasi ini bisa bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.

Incoming search terms:

  • tempat wisata yang indah dan menantang
7 Wisata Ekstrem di Indonesia Paling Menantang | Aryanti Dewi Safitri | 4.5